Seorang Warga Melaporkan Oknum Ketua RT Pada Polres Malang

Kabupaten Malang – Merasa mendapat intimidasi dan pencemaran nama baik menurut dugaannya, seorang warga masyarakat akhirnya melaporkan Oknum Ketua RT 07/RW 06 Desa Randu Agung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ke pihak penegak hukum.

 

(Adhy Dharmawan, SH.,MH saat menjadi pembicara beserta rekan, serta Kamtibmas dan Kepala Desa beserta jajarannya)

Dari informasi yang didapatkan awak media, oknum Ketua RT yang berinisial WR tersebut rupanya telah diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik karena telah menyebarkan kabar bohong terkait tidak adanya perizinan pembukaan Praktik Terapi Wicara ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) milik Anton Herwanto, AMd. TW, S.Pd yang beralamat di jalan Gondang Utara.

 

Menurut Anton, terlapor oknum ketua RT itu beserta beberapa jajarannya telah membuat tembusan ke kecamatan, kelurahan, Satpol PP, dinas pendidikan, dinas kesehatan hingga DPRD Kabupaten Malang bahwasanya praktik terapi wicara miliknya tidak berizin.

Izin saya semua lengkap dan untuk lingkungan tidak ada yang merasa terganggu dengan praktik ini,” tuturnya dengan menunjukkan bukti surat izin usaha kepada awak media, Rabu (27/03/2019).

 

Hal ini juga dibenarkan oleh Adhy Dharmawan, SH., MH selaku pengacara pelapor, sebagai pengacara muda yang telah cukup banyak membantu menyelesaikan perkara itu mengatakan, “adanya tanda kecemburuan sosial terhadap klien saya, sehingga berusaha untuk menutup mata pencaharian pelapor, sepertinya juga mengindikasikan adanya tanda tangan warga yang dipalsukan oleh pihak RT terkait penolakan terapi wicara milik Anton“, Jelas Adhy.

 

Ditambahkannya, “Saya sudah selidiki juga, ada indikasi pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh pihak RT agar seolah-olah semua warga menolak tempat praktik terapi wicara ini, kalau tidak ada etikat baik dari RT ya proses hukum biar berjalan, dan kami minta dilakukan penahanan ketika statusnya sudah naik menjadi tersangka“, pungkas pria berkacamata itu.

 

Untuk memperjelas dengan secara terpisah, dari beberapa media juga berusaha mengklarifikasi pihak terlapor. Saat ditemui, oknum Ketua RT tersebut tidak bersedia dimintai keterangan dengan alasan sakit. WR diwakilkan oleh Tri Cahyono, selaku Sekretaris RT dan ternyata Tri juga mengklaim bahwa praktik terapi wicara tersebut tidak memiliki izin, selain tak memiliki izin, Tri mengungkapkan bahwa keberadaan praktik itu telah mengganggu keamanan warga.

Jam praktiknya tidak nentu, kadang ada yang sampai nginap, jalan juga terhambat karna parkir di pinggir jalan“, tutur Tri Cahyono, Sekretaris RT 07.

 

Untuk sementara waktu hingga berita ini diterbitkan, masih belum ada titik temu antar kedua belah pihak, selain pihak terlapor hanya bisa menunggu panggilan dari penyidik Polres Malang.(Red)

Bagikan
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares
  • 234
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •   
  •