Home / Breaking News / Daerah

Selasa, 31 Mei 2022 - 21:10 WIB

Putra Daerah Desak Kejari Flores Timur dan Inspektorat Melakukan Pemeriksaan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Desa Bidara

Spread the love

MLI_Mata Pers Indonesia — Putra Daerah Flores mendesak pihak Kejaksaan Negeri Flores Timur dan Inspektorat Pemerintah Daerah Flores Timur memeriksa adanya dugaan penyalahgunaan Wewenang di Desa Bidara.

Adanya indikasi penyalah gunaan wewenang oleh Pemerintah Desa Bidara dalam melakukan perubahan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) membuat Yusril Nager sebagai Putera Daerah angkat bicara dan mendesak Kejaksaan Negeri Flores Timur dan Inspektorat Flores Timur untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Pemerintah Desa Bidara.

“Pasalnya dalam perubahan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bidara diduga adanya unsur keberpihakan dan menguntungkan sekelompok orang. Karena dalam proses penggantian tersebut tanpa memberi tahu pihak pertama. Begitupun pihak kedua yang menggantikan Pihak pertama adalah Keluarga Pemenerima Manfaat (KPM) yang pernah menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari KEMENSOS. Artinya ada keterpihakan disini,” ungkap Yusril kepada MATA PERS INDONESIA, Selasa (31/5/2022).

Dan lebih anehnya lagi, sambung Yusril, dalam pergantian tersebut tanpa adanya Dasar yang Jelas.

Memang sama-sama kita ketahui bahwa Desa memiliki wewenang dalam melakukan perubahan tersebut, namun tidak semena-mena begitu saja. Melainkan ada beberapa tahapan yang harus ditempuh oleh pemerintah Desa, seperti melakukan pemantuan terhadap semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna melihat perubahan selama mereka menerima Bantuan tersebut, jadi tidak sesomborono itu,” ujar Pemuda berambut gondrong tersebut.

Maka, sambung Yusril, dengan melihat kondisi seperti itu sebagai Pemuda Putra Daerah kami mendesak Kejaksaan Negeri Flores Timur dan Inspektorat untuk turun dan melakukan pemeriksaan di Desa Bidara.

Bila perlu periksa juga Desa-Desa yang lain. Karena belakangan ini banyak sekalian keluhan masyarakat terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dipotong oleh Pemerintah Desa,” tegas Yusril mengakhiri.(YD)

Berita ini 176 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Setijab Danyonif Raider 200/BN

Breaking News

Aktivis Kemanusiaan Frits Saikat Bergabung Dengan Organisasi Profesi Jurnalis AWPI

Breaking News

Ketua KJJT :  Persekusi Jurnalis Di Botoputih Harus di Tangkap Semua, Tidak Ada Mediasi

Breaking News

Jalin Silaturahmi Pangdam II/Sriwijaya Dan Forkopimda Gowes Bersama

Breaking News

Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Bersama Pengurus Memberikan Bantuan Sembako

Breaking News

Kasdam Jaya Tinjau Vaksinasi Komorbid Di Makodim 0510/Trs

Breaking News

Sidang Kasus Gedung DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Saksi Dari Penggugat di Tolak Majelis Hakim, Kok Bisa Pak Hakim?

Breaking News

Personil Satbrimob Polda Sumsel Emban Tugas Misi MINUSCA Di Kota Bangui Afrika Tengah