Pemkot Pekalongan Targetkan Nilai Ekspor Meningkat Di Tahun 2019

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan nilai ekspor Kota Pekalongan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, untuk merealisasikan target tersebut, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop dan UKM) Kota Pekalongan menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan Ekspor di Hotel Pesonna pekan lalu.

 

Pelatihan yang diikuti kurang lebih 30 pengusaha batik, makanan dan minuman, craft, dan perikanan di Kota Pekalongan, terlaksana selama tiga hari.

 

Para pengusaha tersebut mendapat pembekalan berupa pengetahuan tentang ekspor dan daya saing produk unggulan, dengan harapan kelak mereka mampu meningkatkan daya saing produk dan melakukan ekspor secara mandiri.

 

Dalam kesempatan tersebut  Walikota Pekalongan Mochammad Saelany Machfudz mengatakan, Pelatihan
Kewirausahaan Ekspor menjadi bekal dan peluang bagi para pelaku usaha
untuk memasarkan produknya ke luar negeri. “Pelatihan ini merupakan
peluang untuk memasarkan produk batik, kerajinan dan produk lainnya
secara lebih luas,” terangnya.

 

Lanjut Wali Kota menekankan pentingnya menjaga kwalitas
produk agar produk yang dihasilkan diminati pasar. “Dalam hal ekspor,
hal yang harus diperhatikan oleh para pengusaha yakni kualitas produk.
Kualitas menjadi ukuran penjualan. Jangan sampai produk yang dijual
cacat dan sebagainya,” pesannya.

 

Sementara itu, Kepala Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan Zainul Hakim
menjelaskan, Pelatihan Kewirausahaan Ekspor diselenggarakan untuk
meningkatkan pengetahuan ekspor di kalangan pelaku usaha, diharapkan
melalui pelatihan tersebut akan lahir lebih banyak lagi eksportir
mandiri di Kota Pekalongan. “Kami ingin meningkatkan jumlah eksportir
di Kota Pekalongan melalui hubungan baik dengan luar negeri”,harapnya.

 

Bertambahnya jumlah eksportir mandiri tersebut diharapkan dapat
mendongkrak nilai ekspor Kota Pekalongan tahun ini, sebab pihaknya
menargetkan nilai ekspor Kota Pekalongan pada tahun ini naik 19,66
persen dibandingkan tahun lalu.

 

Berdasarkan data Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan, sepanjang tahun
2018, nilai ekspor Kota Pekalongan 19,656 dolar AS. Komoditas yang
diekspor di antaranya olahan ikan, sarung batik, kain batik dan
housedress dengan volume 11.151.902,46 kilogram, tujuan ekspor antara
lain Malaysia, Korea, Thailand, China, Singapura dan Australia.

 

Pada pelatihan tersebut, mereka dibekali pengetahuan terkait menjadi
wirausaha sukses, kreativitas wirausaha dan manajemen eksportir
terencana. “Usai pelatihan eksportir ini akan dilakukan pendampingan
agar produk pelaku usaha dapat menjadi produk unggulan yang dapat
dipasarkan di luar negeri,” Pungkasnya. ( Imam Santoso )

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify Twitter Consumer Key and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Twitter Login to work

Specify LinkedIn Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for LinkedIn Login to work

Specify Google Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Google Login to work