Home / Breaking News / Pemerintahan

Jumat, 10 Juni 2022 - 13:56 WIB

Lahan Fasos-Fasum Diserobot Pengembang, Tokoh Masyarakat RW/11 Kel. Jatisari Kota Bekasi Utarakan Keresahan Warga

Spread the love

Kota Bekasi_Mata-Pers-Indonesia — Salah seorang Tokoh Masyarakat RW/11, Perumahan Bumi Dirgantara Permai, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi mengungkapkan atas keresahan warga terkait penggunaan lahan Fasos-fasum.

M. Ghofur, Tokoh Warga RW/11 Perumahan Bumi Dirgantara Permai, Kelurahan Jatisari mengutarakan bahwa mediasi yang sedianya dilakukan pada hari Kamis (9/6/2022) kemarin oleh pihak Kelurahan Jatisari antara Tokoh warga masyarakat RW/11 dan pihak Pengembang untuk mencari jalan keluar dari masalah yang sedang terjadi terhadap lahan yang berstatus Fasos-fasum (fasilitas sosial-fasilitas umum) di reschedule karena pihak pengembang tidak hadir.

“Lahan Fasos-fasum yang sudah digunakan bertahun-tahun untuk berbagai kegiatan seperti Pos Yandu, Lapangan Sarana Olahraga, TPS bahkan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus terancam tidak bisa terpakai lagi karena pihak Pengembang mengklaim lahan tersebut,” terang M. Ghofur, Jum’at (10/6/2022).

Saya, sambung M. Ghofur, sebagai Tokoh Masyarakat yang prihatin atas lahan fasos/fasum dan sudah kami pakai hampir 11 Tahun kini diklaim oleh pihak Pengembang dan berujung warga kami dilaporkan kepihak yang berwajib.

“Dan bukan hanya itu saja, akan tetapi keresahan saya sebagai Tokoh Masyarakat semakin membuncah saat beberapa warga dan Tokoh Masyarakat yang lain dipanggil oleh pihak kepolisian untuk klarifikasi dugaan penyerobotan lahan atas aduan pihak Pengembang. Ini sebuah kejanggalan menurut saya,” tegas M. Ghofur.

Hari ini, lanjut M. Ghofur, rencananya semua pihak akan berkumpul dan melakukan musyawarah terkait lahan fasos/fasum karena sebelumnya pihak pengembang tidak hadir maka kami akan reschedule ulang.

“Intinya bahwa warga memakai lahan tersebut sesuai peruntukan disebabkan adanya plang fasos/fasum. Lahan yang tadinya terlantar dan tidak terpakai bahkan menjadi tempat pembuangan sampah yang kemudian atas inisiatif warga dan Tokoh Masyarakat direnovasi untuk dipakai sebagai kegiatan bersama atas sepengetahuan Lurah selama hampir 11 Tahun dan kenapa baru sekarang diklaim oleh pihak pengembang dan berujung laporan polisi kepada warga masyarakat,” papar M. Ghofur yang juga selaku mantan Pengurus RW sebelumnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua RW/11, Apollo Sembiring terkait adanya keresahan Warga atas penggunaan Lahan Fasos Fasum oleh pihak Pengembang di Perumahan Bumi Dirgantara Permai, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sayang, sampai berita diturunkan pihak Pengembang belum bisa dikonfirmasi untuk dimintai keterangannya.(YD)

Catatan Redaksi : Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi.matapersindonesia@gmail.com. Terima kasih.

Berita ini 120 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Breaking News

Kapolda Sumsel Terima Bantuan Sosial Dari Gapkindo Sumsel

Breaking News

Tutup Misi Satgas Perdamaian Dunia, Kapolri: Jadilah Inspirasi untuk Wujudkan Polri Dicintai Masyarakat

Nasional

Pemerintah Kota Bekasi Gelar Serbuan Vaksinasi Massal Di 560 Titik

Breaking News

MPW-PP Sumsel Serahkan Bantuan Beras Ke MPC- PP Kota Palembang

Breaking News

Terkait Kisruh KK, Istri Pemilik Kopi Kapal Api Diduga Kuat Lakukan Penggelapan Pajak

Pemerintahan

Ikatan Mahasiswa Bekasi Segel Dinas Tata Ruang Kota Bekasi

Breaking News

Pangdam Jaya Membuka Giat Penyusunan Revisi Dokumen Renstra Kotama Balakpus Dan Satker TNI AD Tahun 2020-2024

Breaking News

Kodam III/Siliwangi Gelar Upacara Penyerahan Pasukan Kodam III/Siliwangi