Advokat Muda Melaporkan Wanita Diduga Praktek Penipuan Jual Beli Tanah Kavling

Malang Info – Seorang wanita yang bernama Aisha Kurnia Widyastuti, diduga melakukan penipuan terhadap beberapa pemilik tanah dan pembeli tanah kavling, karena telah menjual tanah kavling di beberapa daerah sekitar Kota Malang.

 

(Foto Aisha Kurnia Widyastuti yang diduga melakukan penipuan jual beli tanah kavling)

Diantara mereka yang menjadi korbannya, salah satunya berprofesi seorang notaris, sekaligus menjadi notaris dari transaksi jual beli tanah yang dibeli oleh Aisha Kurnia Widyastuti untuk dijual kembali dengan di kavling-kavling kan.

 

Menurut penjelasan notaris mengatakan,” Saya ini hanya perantara penjual dan pembeli tanah, karena tugas notaris ya sebagai pejabat pembuat akta tanah. Tetapi kok saya jadi korban? Bu Aisha Kurnia Widyastuti ini sebagai pembeli tanah dan membuat kesepakatan jual beli tanah tersebut dengan penjual tanah, bahwa diberi kuasa dijual kembali tanah tersebut sebagai tanah kavling untuk perumahan. Dibayarkan uang muka terlebih dahulu dan sisa uang tanah tersebut dibayarkan setelah kavling – kavling tersebut terbayarkan, tetapi setelah terbayarkan semua Bu Aisha kurnia Widyastuti malah kabur dengan membawa uang pembeli. Mau tidak mau saya harus membayarkan kekurangan pembayaran tanah tersebut, karena para penjual tanah yang datang ke kantor saya dengan membawa wartawan padahal saya tidak tau keberadaan Bu Aisha Kurnia Widyastuti itu dan posisinya saya ini cuma pejabat pembuat akta tanah saja “, Ujar notaris yang bernama Lyla Herawati, SH., MHum

 

Berikutnya sebagai pengacara yang masih tergolong muda, Adhy Dharmawan, SH.,MH merangkap kuasa hukum┬ánotaris ibu Lyla, mengatakan,” kasihan klien saya ini, seharusnya dia tidak membayarkan uang tanah tersebut, karena dia ini hanya sebagai pejabat pembuat akta tanah bukan sebagai pembeli dan penjual. Notaris itu kan tidak tau apa apa, dan tidak semua alamat keberadaan tempat tinggal semua kliennya dia mengetahui betul, seharusnya dia pastikan adalah tanah tersebut yang diperjual belikan tidak dalam sengketa, ketika aman maka terjadilah proses jual – beli. Klien saya harus membayar 1 milyar lebih dari perbuatan yang dilakukan oleh Bu Aisha Kurnia Widyastuti (terduga) yang harus bertanggung jawab atas perbuatannya itu, padahal Bu Aisha Kurnia Widyastuti itu punya anak dan punya keluarga besar, apa tidak malu ketika anak dan keluarga besarnya mengetahui tentang ini “, Kata Adhy keheranan.

 

Lanjutnya,” Banyak korban dari Bu Aisha kurnia Widyastuti ini, beberapa sudah membuat laporan di Polres Kota Malang. Kami juga akan menyusul membuat LP di Polda Jatim, semoga segera tertangkap Bu Aisha kurnia Widyastuti tersebut dan mempertanggung jawabkan atas semua perbuatannya“. Tutup Adhy.(Red)

Bagikan
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares
  • 234
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •   
  •